Jakarta – PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) akan memisahkan unit bisnis Telkom Flexi. Layanan CDMA itu akan menjadi divisi independen. Telkom Flexi, layanan telepon tetap nirkabel berbasis CDMA dari Telkom, akan dijadikan unit bisnis yang independen. “
Menjadi unit mandiri agar pengembangan dan pengelolaannya lebih leluasa,” ujar Eddy Kurnia, VP Public & Marketing Communication PT Telkom, kepadadetikINET, Kamis (2/4/2009). Namun, Eddy menegaskan ini bukan berarti Telkom Flexi terpisah dari Telkom layaknya Telkomsel.
Unit ini nantinya akan dikepalai oleh seorang Executive General Manager layaknya Divisi Regional. ”Tetap merupakan Divisi Telkom, tetapi pengelolaannya dilakukan secara mandiri sehingga kinerjanya bisa dilihat secara utuh,” ujar Eddy.
Kabar yang berhembus menyebutkan, langkah ini juga menyiapkan kemungkinan konsolidasi dengan operator berbasis CDMA lainnya. Namun Eddy menampik kabar tersebut.
“Sama sekali tidak ada kaitannya. Sejauh ini belum ada pembicaraan ke arah itu,” tukas Eddy.
Eddy mengatakan tahapan kemandirian Flexi ini sudah dimulai pada 1 April 2009. “Kami yakin ke depannya Divisi Telkom Flexi yang mandiri ini akan lebih lincah dalam menghadapi kompetisi yang keras,” ia menandaskan.
detikinet.com( wsh / faw )
Artikel Terkait:
- Divisi StarOne Dari Indosat Belum akan Mandiri
- Pelanggan Flexi Meningkat Berkat Tarif Data Murah
- Program Baru Flexi ngROOMpi
- BTS Flexi di Bandung Overload
- Indosat Undang Mitra Baru Konsorsium Satelit
- Bakrie Telecom Diincar Telkom
- Akhirnya, Telkomsel rela menara telekomunikasinya dibagi pakai oleh operator lain.
- Fitur Black List, White List, SMS Autoreply, SMS Forward dan Automatic GOGO Dari Esia




Popular