Jakarta - Operator telekomunikasi memiliki peran penting dalam menyukseskan Pesta Demokrasi dalam Pemilu 2009. Jika mereka tak siap, bisa-bisa pelanggan ‘puasa’ SMS, telepon dan internet-an.
M. Salahuddien, Wakil Ketua Indonesia Security Incident Responses Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) mengatakan, hal ini bahkan dampaknya tak hanya bagi mereka yang ikut merayakan Pemilu. Pelanggan yang tidak salah dan tidak ikutan euforia pemilu pun akan terganggu.
“Misalnya saya yang golput terpaksa puasa HP dan SMS selama hingar bingar pemilu. Masalahnya ini sama kaya lebaran, serentak, tetapi perulangannya lebih tinggi dan konten yang dikirim juga besar. Belum lagi akses CDMA, GPRS dan 3G pasti bakal lebih gempor lagi,” jelasnya.
Terlebih lanjut Didin — nama panggilannya — banyak pengawas atau petugas tempat pemungutan suara (TPS) memanfaatkan akses data ini ketika bertugas dengan notebook dan modem.
“Ya mudah-mudahan sih tidak seseram yang dibayangkan di atas,” tandasnya kepadadetikINET.
( ash / wsh )
Artikel Terkait:
- Telkom Jadikan Flexi Unit Mandiri
- XL Kejar Pelanggan Internet Lewat Musik
- SMS Gratis Dihentikan?
- SMS gratis lintas operator dilarang?
- Bonus Terima Telepon Dari AXIS Makin Lama Bicara
- Fitur Black List, White List, SMS Autoreply, SMS Forward dan Automatic GOGO Dari Esia
- Akses “Unlimited” ke Situs Berita Lokal Dengan XL Mobilesite
- Layanan Murah Kartu As Serba Rp 1.000




Popular